Selasa, 01 Mei 2012

DEMOKRASI dan ISLAM


Membangun kehidupan islami adalah sebuah proyek pradaban raksasa. Proyek besar bertujuan merekontruksi pemikiran dan kepribadian manusia muslim agar berpikir , merasa, dan bertindak sesuai dengan kehendak Allah swt atau dengan referensi islam. Proyek peradaban ini bertujuan menciptakan taman kehidupan dimana bunga – bunga kebaikan, kebenaran dan keindahan tumbuh bersemi. Dan taman itulah yang kelak menjadi saksi kemanusiaan dan sejarah. “Dan demikian kami jadikan kamu sebagai umat pertengahan, supaya kami menjadi saksi atas manusia, dan supaya Rasul itu (Muhammad saw) menjadi saksi atas kamu sekalian.” (Q.S. Al Baqarah: 143 ) 
Dalam perspektif Islam, politik adalah subsistem Islam. Dan dalam konteks pembangunan peradaban baru Islam, dakwah harus mempunyai power dan dukungan kekuasaan untuk merealisasikan Islam dalam kehidupan masyarakat secara menyeluruh. Dalam alam demokrasi perbedaan mendasar antara demokrasi sekuler dengan konsep politik islam terletak pada pendangan tentang siapa pemegang kedaulatan. Konsep demokrasi sekuler memberikan kepada rakyat. Mereka mengatakan, kedaulatan itu ada ditangan rakyat karena suara rakyat adalah suara Tuhan. Sementara dalam konsep Islam, kedaulatan sepenuhnya ditangan Tuhan dan suara Tuhan harus menjadi suara rakyat. Perbedaan itu sangat mendasar. Tapi, titik temu keduanya juga sangat mendasar. Yaitu, pada konsep partisipasi. Konsep ini memberikan posisi yang kuat kepada masyarakat terhadap Negara dan mengunggulkan akal kolektif atas akal individu. Karena itu, demokrasi mempunyai implikasi yang kuat terhadap proses pemberdayaan masyarakat. Seperti apa yang dikatakan oleh Syahid Hasan Al – Banna dalam Majmu’at Al – Rasail, walaupun demokrasi bukan system islam, tapi inilah system politk modern yang lebih dekat dengan Islam. Maka dari situlah dapat kita simpulkan bahwa demokrasi adalah pintu masuk bagi dakwah untuk memberdayakan umat, kemudian melibatkannya dalam mengelola negaranya sendiri lalu pada akhirnya memberinya mandat untuk memimpin kembali dirinya sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls